JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM -Mengingat pandemi Covid-19 masih terjadi di Jakarta, pengelola Masjid Istiqlal terpaksa tidak menggelar salat Idul Fitri pada 1 Syawal 1441 Hijriah. — Beberapa perubahan baru telah terjadi dalam sejarah Masjid Istiqlal.

Publik juga bisa menyaksikan peristiwa “bersejarah” ini.

“Takbir Akbar Virtual tersedia melalui Masjid Istiqlal dan melalui TVRI,” kata Abu Hullara, Ketua Humas Masjid Istiqlal, kepada Kompas.com, Jumat (22/5/2020).

“Ada yang sambutan dari Menteri Agama, ada pesan dari beberapa gubernur,” imbuhnya. -Di masjid, Abu berkata bahwa hanya ada lima orang di Takbir Akbar virtual ini, dan mereka akan memainkan peran sebagai imam dan takbir yang menyanyikan gembala. : Selama pengajuan banding, apa yang disesali oleh Pak Noah, pemenang lelang sepeda motor listrik Chokovy? Wanda Hamidah: Tolong panitia-selain mengaji, Masjid Istiqlal virtual Takbir Akbar juga harus menggunakan videotape. Beberapa bagian lain yang muncul di kejauhan terisi. Ruf Amin, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar Presiden Joko Widodo juga menyapa dan menyapa saat Lebaran nanti, “kata Abu.

Selain IR 1 dan 2, virtual Takbir Akbar juga akan diterima oleh banyak menteri dan gubernur. Nanti akan tayang di Kompas.com dengan judul “Masjid Istiqlal Punya Takbir virtual. Begini isi acaranya dan cara menontonnya” penulis : Vitorio Mantalean-Punya pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Bisa tanya dan konsultasi langsung di Konsultasi Islam Ust Zul Ashfi, SI Lc

Maukah Kirimkan pertanyaan Anda ke Consulting@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Kolom Konsultasi Islam Tribunnews.com