TRIBUNNEWS.COM, Bangladesh-Tahun ini umat Islam berpuasa di bulan Ramadhan saat masih dalam pandemi virus corona atau Covid-19. Tes seperti tes usap.

Tes usap menggunakan metode PCR dilakukan dengan menarik kapas dari hidung dan tenggorokan, yang berarti memasukkan sesuatu ke dalam mulut dan hidung. — Bagaimana hukumnya bagi seseorang untuk mengikuti tes usap puasa? Apakah puasanya batal? — -Ustaz Yuda Abdurahman menjelaskan hal tersebut di bangkapos.com pada Sabtu (25/4/2020). Ustaz Yuda berkata: “Jangan ragu, dia menyarankan untuk memahami arti dari Jauf, ini adalah Huwa aldimagh.” Setelah mencapai otak, otak itu menghilang atau bersembunyi di balik kerongkongan lambung atau usus. — Namun, ketika tes usap memasuki suatu benda tetapi tidak mencapai usus, benda itu tidak akan hilang. Ustaz Yoda berkata: “Karena air masuk ke perut, saat kita bernafas, air akan mengalir ke hidung, dan kemudian dari tenggorokan ke perut. Inilah yang membuat puasa tidak sah.” – Pandangan Anda tentang Islam dan Punya pertanyaan tentang Ramadhan? Anda dapat langsung bertanya dan berkonsultasi, silakan kunjungi oleh Ust. Konsultasi Islam oleh Zul Ashfi, SSI, Lc

kirimkan pertanyaan Anda ke consult@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi kolom Konsultasi Islam Tribunnews.com.