TRIBUNNEWS.COM – Untuk setiap Muslim, itu adalah kewajiban untuk membayar sedekah / zakat fithri.

Zakat Fitrah adalah mata kuliah wajib bagi semua umat Islam, tidak peduli berapa tua, muda, besar, kecil, kecil, atau bahkan perempuan.

Bahkan bayi yang lahir sebelum akhir bulan Ramadhan wajib membayar biaya zakat fitrah.

Makanan kanopi berupa sembako, seperti kurma, gandum, nasi, kismis, keju, dll.

Dikutip dari “Ramadhan Guide”, terbitan Pustaka Muslim. Fitrah adalah sho ‘dari semua zakat fitrah, kecuali beberapa ulama mengizinkan setengah sho qomh (gandum) dan zabib (kismis).

Di Indonesia, ukuran beras sho ‘adalah makanan pokok bagi manusia, masing-masing seberat 2,5 kg atau 3,5 liter.

Bacaan: Jabodetabek, Banten, Jawa Barat dan DIY daftar kuantitas nominal Zakat Fitrah dan niat Zakat

Bacaan: Digital Zakat Al-Fitr berpartisipasi dalam konser amal, bagaimana membuat animasi Dampeter Dhuafa di T Pompong Corona Ramadhan – penerima Zakat Fitri – ada pendapat berbeda tentang siapa yang harus memenangkan kejuaraan – sebagian besar sarjana percaya bahwa Zakat Fitri dibagi menjadi 8 kelompok, seperti “At Taubah” No. 60 Bagian.

Ulama Malikiyah Imam Ahmad (Imam Ahmad) dalam salah satu pendapatnya dan Ibnu Taimiyyah (Ibnu Taimiyah) percaya bahwa zakat fithri (zakat fithri) hanya berlaku untuk Orang miskin.

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan Konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Agama Islam Tribunnews.com