TRIBUNNEWS.COM-Mufti Addin dari Kemenag Surakarta, Kantor Promosi Agama Islam, mengatakan bahwa hutang puasa Ramadhan dibayarkan sebelum puasa Syawal. -Ketika Anda tidak punya waktu untuk berpuasa Syawal karena Anda melunasi hutang puasa Anda di bulan Ramadhan pertama, Anda akan selalu dihargai karena Anda memiliki keinginan untuk bergerak terlebih dahulu.

“Wanita yang memiliki aturan selama Ramadhan harus berada dalam bulan utang pertama Syawal.”

“Setelah melunasi utang, Syawal akan siap segera,” dia memposting di YouTube Tribunnews.com pada hari Rabu (27/5/2020) dikutip. Bacaan: Ketua Komite Kedelapan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyebutkan bahwa nasib Korea Utara akan diputuskan pada awal Juni 2020 – Bacaan: Provinsi Jawa Barat sedang bersiap untuk mengadopsi standar baru pada 1 Juni 2020. Ini adalah situasi di bidang ekonomi. Masjid ini disembah.

Membaca: Fenomena para peramal berjemur di Kabbah menunjukkan bahwa ilmu yang berkaitan dengan haji juga sangat penting

“Jika tidak cukup, niat untuk berpuasa Yang Su sudah ada di dalam hatinya, dan insyaAllah akan berpuasa Remunerasi Syawal. “

” Karena dia “lapar akan kinerja,” Mufti menjelaskan.

Dia mengatakan bahwa puasa Sivor dapat meningkatkan kesalehan kita seperti puasa lainnya. – “Prioritas puasa Syawal adalah untuk meningkatkan kesalehan kita,” katanya.

Selain itu, pelaksanaan puasa Syawal selama seluruh bulan puasa Ramadhan dapat menebus kesenjangan.

Untuk Islam dan Ramadhan Ada pertanyaan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dalam konsultasi Islam Ust dan berkonsultasi langsung. Zul Ashfi, SSI, Lc

kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Konsultasi Islami Tribunnews.com