Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan akan mengeluarkan peraturan, yang berasal dari Permenhub No. 25 tahun 2020, mengenai kontrol transportasi musim Mudik Idul Fitri 1441 H untuk mencegah distribusi Covid-19. -Karena aturan turunan ini, pemerintah masih dengan tegas melarang kegiatan pengembalian untuk mengganggu rantai distribusi Covid-19.

“Pulang ke rumah masih dilarang dan tidak ada perubahan. Saat ini kami sedang menyiapkan surat edaran dari manajer umum transportasi darat, laut, udara dan kereta api sebagai peraturan turunan dari Permenhub 25/2020. Diusulkan oleh Kementerian Koordinasi Ekonomi untuk bertemu masyarakat Tindak lanjut terhadap rekomendasi kebutuhan penting dan mendesak untuk menjaga ekonomi berfungsi dengan baik dengan memastikan terbatasnya transportasi penumpang dalam kondisi terbatas. Menurut peraturan kesehatan, “Jumat (5/1/2020) berbicara di Kementerian Perhubungan di Jakarta Seorang juru bicara Adita Irawati (Adita Irawati) mengatakan. Situasi larangan penggunaan transportasi sama dengan apa yang terjadi sekarang, yaitu, dalam semua moda transportasi, penumpang dilarang memasuki dan keluar dari PSBB, area merah dan area berkumpul yang sudah PSBB.

Meskipun pengangkutannya untuk logistik, pengangkutan barang tetap dilakukan seperti biasa.

Adita menambahkan bahwa D menginformasikan inspektur jenderal bahwa kegiatan transportasi (darat, laut, udara dan kereta api) perjalanan masyarakat dengan kebutuhan penting dan mendesak akan diatur kemudian, yang harus sesuai dengan Permenhub 18/2020 .

” Kementerian Perhubungan juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kementerian Kesehatan dan Kelompok Kerja Covid-19 mengenai implementasi teknis inspeksi calon penumpang dengan standar kebutuhan kritis dan mendesak untuk mempercepat pemrosesan. Pihak yang bertanggung jawab atas perjanjian sanitasi, “kata Adita.

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan Konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Agama Islam Tribunnews.com