TRIBUNNEWS.COM-Ramadan akan segera tiba. Semua Muslim harus berpuasa selama satu bulan selama bulan ini, menghindari makan dan minum alkohol dan hal-hal tertentu yang akan membatalkan puasa.

Hal pertama yang harus dilakukan diketahui setiap muslim puasa sebagai niat. Niatnya adalah mencapai salah satu pilar yang cepat dan efektif. Buku “Ath Thaqrirotus Sadidah Fil Masailil Mufidah” ​​yang ditulis oleh Hassan bin Ahmed bin Mohammed bin Salim Kraft juga menjelaskan hal berikut:

1. Niat puasa di bulan Ramadhan Ya: Ramadhan adalah bulan Ramadhan untuk membedakannya dari Shengguangzhai.

2. Setiap hari memiliki niat, karena setiap hari puasa adalah ibadah yang terpisah. Menurut rekomendasi akhir, hanya satu niat per bulan tidak cukup. Tapi itu adalah pilihan yang bijaksana untuk mempertimbangkannya sebulan sekali karena memiliki dua keuntungan: 1. Menurut genre Imam Malik, efektivitas niat untuk menjauhi alkohol dilupakan pada hari puasa. 2. Jika dia meninggal sebelum bulan purnama, dia akan dibayar penuh karena itu mirip dengan niatnya.

Maksudnya di dalam hati, tidak perlu membacanya, tetapi itu adalah Hati Kudus. Ucapkan itu sebagai “tolong hati”.

Tabyit niat (niat untuk berpuasa di malam hari), yaitu antara matahari terbenam dan fajar.

Niat makan sesuatu dengan Jimma atau menyentuh tubuh setelah kontak tidak akan membatalkan niat.

Waktu utama puasa adalah sepertiga atau setengah malam terakhir-Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi langsung di konsultasi Islam Ust. Zul Ashfi, S.I. Lc

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Tribunnews.com Islamic Consulting Column