Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Di akhir Ramadhan, mengetuk pintu adalah salah satu agenda yang dipimpin oleh Aksi Sepat Dongap (ACT), yang bertujuan untuk mengadakan pembicaraan persahabatan dengan beberapa penerima manfaat selama pandemi, Rabu (6/6). 05/20/2020) .- — Sebelumnya, ACT bertemu dengan Pak Untung dan Pak Suparto di rumah yang sangat sederhana. Sekarang, ACT memukuli rumah keluarga Nurlela di Lenteng Agung.

Rumah sederhana dengan pintu dan jendela busuk, dan lubang di kediaman Nurlela. Tempat tinggal ini terletak di daerah perumahan yang padat penduduk. Kehangatan keluarga Nurlela tercermin dalam kunjungan tim ACT saat berbuka puasa di bulan Ramadhan 26. Ibu dengan empat anak. Anak pertamanya menyewa rumah yang disewanya. Tiga anak usia sekolah lainnya tinggal bersama ibu mereka. Dalam dua tahun terakhir, stroke telah mengenai tangan kiri dan kaki kiri, menghambat aktivitas Nurlela, termasuk manajemen rumah. Sebelumnya, wanita di Pekalongan bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan petugas parkir bersama suaminya. Dia berkata: “Sekarang saya tidak bisa bekerja lagi, paling banyak saya ingin berbuka puasa dengan tetangga saya pada saat yang sama.” Masjid itu sunyi, dan kerumunan orang sebelum puasa tidak begitu jelas, bahkan jika Ruria merindukan hal-hal ini setiap kali Ramadhan datang, termasuk memperkuat ekonomi keluarga, sebagai modal untuk membeli pakaian baru untuk anak-anak. Kelompok ACT yang ditutup kemarin Selasa tampaknya membawa angin segar ke dirinya sendiri. 25 kg beras zakat fitrah yang diangkut oleh Muzaki melalui Global Zakat-ACT dikirim ke Nurlela. Selain itu, ada hidangan siap makan dan uang tunai dari Humanity Central Kitchen.

“Orang yang selalu suka berganti pakaian adalah anak keempat. Jika anak ketiga tahu situasinya. Tetapi jika Anda tidak membeli pakaian, Anda akan sangat cemburu, jadi belilah. Alhamdulillah, Nurlela kami berkata, Dia juga dapat membeli beras setelah Idul Fitri, dan dia akan membeli pakaian baru untuk anak-anaknya. Sejak Nurlela terserang, tulang punggung keluarga adalah anak pertama yang mengasuh anak. Gajinya memang tidak tinggi, tetapi bisa juga Untuk memenuhi sebagian kebutuhan orang tua dan adik-adik, uang ini tidak dapat menutupi biaya pengobatan yang harus ditanggung ibunya. Untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, mereka menghadapi kesulitan, terutama dalam membayar zakat fitrah yang harus dipenuhi. – Biarkan kami membantu orang miskin untuk memenuhi kewajiban Anda untuk membayar zakat dengan murah hati. Ayo, berikan sedekah Anda, dan bantu mereka membayar sedekah. Sekarang saatnya bagi kami untuk menyentuh dan membantu para korban. Klik di sini untuk memandu bantuan. (*)

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi langsung dengan agen konsultasi Islam Ust. Zul Ashfi (SSI, Lc)

Kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Islamic Syariah Tribunnews.com