Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Zahra Amalina tidak pernah berpikir bahwa partisipasinya dalam acara Spa and Wellness Tourism 2019 membuatnya mendapatkan pengangkatan sebagai Duta Wisata Pariwisata Spa Indonesia. .

Pada akhir 2019, Yayasan Wisata Sumber Air Panas Indonesia (YPSI) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengorganisir Penghargaan Wisata Air Panas dan Kesehatan 2019. “Ini sejalan dengan hasrat saya terhadap sumber air panas. Sambil menjaga kesehatan dan menjaga keseimbangan antara tubuh dan pikiran, kita juga harus menjaga tubuh,” kata Zahra, Kamis (20 Februari, 2020). Dia mengatakan bahwa sejauh ini, pemahaman publik tentang industri spa masih belum lengkap, dan emosi negatif masih ada.

Oleh karena itu, ia berharap bahwa perannya sebagai duta wisata spa dapat memberikan kesan yang lebih positif dalam industri ini.

Sebagai seorang milenial, Zahra berharap untuk mengundang siapa pun untuk bergabung dengan spa sebagai gaya hidup sehat — dia percaya bahwa kota-kota dan milenium adalah pasar potensial untuk industri spa negara, terutama di kota-kota besar karena kehidupan mereka Caranya penuh dengan aktivitas stres tinggi. Namun, saat ini, konsumen spa di negara ini masih didominasi oleh konsumen berusia 35 tahun ke atas, terhitung sekitar 70-80%.

Zahra percaya bahwa industri spa Indonesia akan menjadi lebih modern dengan layanan profesional dan berkualitas tinggi di masa depan. — Oleh karena itu, ini dapat menarik minat kaum milenium antara usia 20 dan 35 dan menjadi aktivitas yang mereka sukai.

Baca: Pengemudi mengungkapkan kebaikan almarhum Ashraf Sinclair dan suka memberi makan kucing di mana-mana