Reporter Apfia Tioconny Billy dari Tribunnews.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta melaporkan -Penjualan kosmetik di media sosial dan e-commerce berbiaya rendah sangat menarik bagi wanita, terutama wanita.

Bahkan, ini tidak memiliki masalah dalam membeli kosmetik online.

Namun, jika Anda telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (BPOM), maka harap memperhatikan kontennya, dan perhatikan juga kemasannya.

Asisten mengontrol produk kesehatan obat tradisional dan kosmetik BPOM, Dra. Mayagustina Andarini menjelaskan bahwa kemasan kosmetik yang baik harus selalu disegel.

Baca: Kosmetik yang terbuat dari emas murni yang dapat menstimulasi sistem biosintesis kolagen dari tubuh manusia

Kemudian, jika kemasan atau bahkan produk yang diterima oleh dokter gigi rusak, disarankan untuk mengembalikannya kepada penjual karena akan mempengaruhi produk tersebut. Kebersihan.

“Maya mengatakan di webinar BPOM pada hari Rabu:” Jika Anda membeli paket online, paket harus selalu utuh. Jika paket tidak rusak, segel tidak utuh, kembalikan saja, jangan Gunakan. (24/6/2020). –Baca: Praktik penjualan dan pembongkaran obat terlarang di toko kosmetik Tangerang oleh polisi

Selain BPOM, teks pada kemasan produk juga harus mempertimbangkan nomor pada kemasan kosmetik, dan juga harus memiliki nama kosmetik dan bahan-bahan Komposisi dan detail lokasi pengemasan.

Lokasi ritel harus terdaftar pada kemasan produk sampai lokasi produksi kosmetik.

“Faktanya adalah bahwa label harus benar-benar merupakan bahannya, dan jika demikian, apa yang harus dilakukan. Negara dan alamat tidak hanya harus mengetahui PT Indonesia, maka PT Jakarta, tetapi juga harus dengan jelas menunjukkan nomor nama rute mana,” Kata orang Maya.

Dalam kosmetik, tanggal kedaluwarsa harus ditampilkan pada tanggal kedaluwarsa produk dan tanggal kedaluwarsa produk. Tanggal kedaluwarsa setelah kosmetik dibuka.

Baca: Kosmetik yang terbuat dari emas murni yang dicairkan dapat merangsang biosintesis dalam tubuh Sistem kolagen – Untuk lebih meyakinkan, kosmetik yang dibeli dapat digunakan dengan aman, cukup masukkan nomor pada kemasan produk melalui aplikasi PERIKSA BPOM untuk memeriksa otorisasi pemasaran, atau buka situs web cekbpom.pom.go.id .