BEKASI TRIBUNNEWS.COM-FAJAR Tri Widianto (40 tahun) mendirikan komunitas Brompton Riders Bekasi (Broder) sebagai pengakuan atas minatnya menggunakan Brompton (sepeda lipat legendaris di London, Inggris).

Dia juga bersiap untuk menghabiskan puluhan dolar dan jutaan sepeda untuk kenyamanan.

Kenakan sepeda dan helm di kota Bekasi. Sulaman memiliki budaya geser, Anda perlu memperhatikan 2 poin saat sarapan. Dawn berbicara tentang awal penciptaan Broder, Broder adalah tempat pertemuan di antara pengguna sepeda kelas atas.

Biasanya setiap Minggu pagi, sepeda Dawn dengan banyak anggota Broder akan menggunakan Brompton. -Baca: Bisakah saya memakai topeng saat naik sepeda? Ahli kedokteran olahraga memberikan tip di sini-baca: Harganya puluhan juta rupee, sepeda Brompton ini memiliki keunggulan bagi banyak penjahat yang dicari-termasuk uang yang mereka rela habiskan, mulai dari puluhan juta hingga beberapa Jutaan dan jutaan rupee bisa mendapatkan sepeda Brompton. Misalnya, Edisi Eksplorasi Brompton yang digunakan oleh Dawn menghabiskan biaya puluhan rupee.

Dia memilih untuk menggunakan sepeda yang dibangun oleh pabrik yang didirikan oleh Andrew. Ritchie karena praktis dan cocok untuk kegiatan yang dinamis.

“Brompton, saya memiliki keprihatinan saya sendiri tentang 2 catatan atau catatan jarak jauh. Ini telah mencakup rute Bekasi-Yogja, Bekasi-Malang, Bekasi-Bandung. Panjangnya 254 kilometer dan mudah. ​​Bagus dan nyaman,” Fajar mengatakan kepada Tribunnews Network, Jumat (Juli 2020). .

Fahar memilih jenis ekspedisi karena dia suka melakukan perjalanan jarak jauh dan suka berkemah.