TRIBUNNEWS.COM-Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (BPOM) berharap masyarakat dapat memahami apa itu makanan yang aman, bagaimana cara memakannya, dan bagaimana cara mendistribusikannya hingga aman untuk dikonsumsi.

Ini sangat penting karena pangan merupakan bahan dasar dan kebutuhan pokok untuk konsumsi sehari-hari. Harus dipastikan bahwa hari ini benar-benar bermanfaat bagi tubuh, bukan sebaliknya. Tidak terkecuali ketika terjadi pandemi Coronavirus (Covid-19).

Dalam pembahasan “Keamanan pangan saat adaptasi pandemi adalah kunci penanganan COVID-19” dalam diskusi Kelompok Kerja Percepatan COVID di media center, 19 manajemen, Emma Setyawati, Direktur Pengawasan Pangan Olahan di BPOM Rendah dan Menengah, mengatakan, Makanan sehat harus bebas dari tiga kontaminan dalam hal biologi, kimia dan fisika. Dalam hal ini, virus terkandung dalam kontaminan biologis.

“Virus sebenarnya merupakan polutan biologis,” kata Emma di Jakarta, Rabu (3 Juni 2020). Terjadi peningkatan 7 kasus, total 191 kasus positif, 27 kasus sembuh, dan 6 kasus meninggal dunia – sebagai bagian dari pandemi COVID-19, penyebaran virus SARS-CoV-2 atau virus corona baru penyebab penyakit COVID-19 tidak menyebar. Terjadi melalui makanan.

Namun, virus dapat hidup dalam inang seperti di bagian tubuh manusia dan menyebar melalui tetesan yang keluar dari mulut dan hidung orang yang terinfeksi.

Baca: Menristek: Virus Corona Indonesia Tidak Masuk Kategori Utama Covid-19

“Virus tidak memiliki makanan untuk penyakit aslinya, Tidak. Tidak menyebar melalui makanan, hanya dapat hidup Di rumah yang hidup, “jelas Emma.

Emma mengingat kembali dari uraian ini, dan kemudian makanan mungkin terkontaminasi oleh virus. Saatnya menyiapkan makanan atau mendistribusikan makanan hingga dikonsumsi oleh masyarakat. Tentu saja, karena rangkaian proses ini juga paralel.

Oleh karena itu, BPOM kemudian mengeluarkan pedoman produksi pangan untuk menjamin keamanan pangan saat terjadi pandemi COVID-19. Panduan ini dalam format digital atau e-book, yang dapat diakses melalui situs resmi pom.go.id dan dapat diunduh secara gratis.