TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi, akibat kebijakan restriksi sosial skala besar (PSBB) mengantisipasi penyebaran Covid-19, sebagian besar kegiatan dilakukan di rumah. -Oleh karena itu, kreativitas orang tua perlu melahirkan ide-ide baru untuk merangsang potensi anak.

Anna Surti Ariani, psikolog anak dan keluarga Universitas Indonesia (UI), mengutip kompas.com mengatakan, setidaknya ada lima anak potensial yang bisa diasah.

Lima potensi tersebut adalah berpikir kreatif, membantu tumbuh kembang, supel, mandiri dan percaya diri .

Lima potensi anak tersebut dapat dikembangkan sepenuhnya di rumah. Misalnya mengajak anak bermain origami, mewarnai atau kegiatan lain yang dapat meningkatkan kreativitas.

Bahkan setelah mereka selesai bermain game, undang mereka untuk mengambil mainannya.

Membaca: Nasehat para penyintas Covid-19 mengajari anak-anak memakai topeng saat mereka mengajari mereka memakai pakaian sendiri dan melibatkan mereka dalam persiapan sekolah.

Demi meningkatkan potensi anak, Danone Special Nutrition Indonesia (Danone SN Indonesia) diundang oleh SGM Eksplor dan Indomaret. Para orang tua mengikuti lomba vlog bertema “Advanced Potential Achievements”.

Bacaan: Kedekatan ibu dan anak akan membantu hormon oksitosin untuk memproduksi ASI

“Di awal pandemi, Danone SN Indonesia berkomitmen mendukung orang tua untuk menjaga pertumbuhan anak melalui nutrisi dan stimulasi di rumah Untuk berkembang, kami mengajak para orang tua untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Widianto Juwono, Sales Manager Danone Special Nutrition (SN) Indonesia, mengatakan dalam pernyataannya:

Kompetisi Vlogging Potential Generation Maju mengajak para orang tua untuk mengajak anak-anaknya berbicara tentang keinginan dan keinginannya.