TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah terus mengingatkan masyarakat untuk sedapat mungkin tetap berada di rumah selama masa libur panjang mulai 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020.

Pengalaman dua liburan panjang seiring dengan peningkatan kasus patut untuk diperhatikan.

Dr. Tri Yunis Miko Wahyono, Kepala Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia, Magister Kedokteran Anjuran Liburan Aman Pasca Penyebaran Covid-19:

Baca juga: Pandemi Covid -19, Output Bahan Baku Desinfeksi Meningkat Sebesar 50%

1. Berhati-hatilah terhadap percikan air liur saat berbicara

Saran pertama yang dikemukakan Tri adalah agar orang menghindari ngiler saat berbicara. “Mereka berbicara.” Katanya penularan virus corona terjadi melalui tetesan air liur saat berbicara.

“Inilah kenapa masyarakat taat topeng, jaga jarak dan jaga jarak. Hindari keramaian agar tidak terpapar Covid-19,” ujarnya, dikutip dari covid19.go.id, Kamis (22/10/2020).

Tri pun meminta masyarakat tetap memakai masker saat hari raya.

2. Hindari keramaian

Tri menganjurkan agar masyarakat memilih kawasan wisata yang tidak terlalu ramai dengan bijak.