Reporter Tribunnews.com Jakarta Apfia Tioconny Billy melaporkan——TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Ada mitos yang beredar di masyarakat yang menyarankan agar anak tidak sering digendong oleh ibunya. Besar kecilnya anak ini, ia tidak bisa dipisahkan dari ibunya atau menjadi anak dari ibunya.

Bahkan, psikolog Siti Sa’diah Syam Psi (Siti Sa’diah Syam M.Psi) mengatakan bahwa justru inilah sentuhan ibu, baik pelukan, pelukan dan pelukan yang sangat dibutuhkan orang tua. merangkul.

Apalagi bila sudah tua sebaiknya rajinlah mengantar anak dari nol sampai tiga bulan untuk melatih stimulasi, karena saat diangkut sambil mengawasi anak akan terjadi kontak antara anak dengan orang tuanya.

Bacaan: Mengatasi mual ibu hamil

“Anak usia nol hingga tiga bulan senang memeluk tangan tanpa mencium bau tangan, yang baik untuk indra perasa anak. Anda juga bisa melatih anak Anda Saat berinteraksi dengan bayi, mereka harus memperhatikan matanya sendiri, ”kata Siti dalam webinar yang digelar di Eka Hospital, Senin 2020.

Selanjutnya, pegang anak tersebut dan ajaklah anak untuk berbicara dengan anak tersebut agar anak tersebut dapat memahami suara orang tuanya. Ketika anak-anak tahu suara orang tuanya, mereka juga bisa yakin.

Bacaan: Perbedaan usia dan pengaruhnya terhadap kualitas pernikahan adalah ungkapan psikolog: “Bahkan bayi boleh menyanyi dan bercerita. Anak-anak tidak bisa menjawab, tapi mereka tahu. Ibuku, paling Orang-orang yang dekat dengannya membuat dia merasa nyaman, “kata Siti.

Zaman keemasan nol dua sangat membutuhkan perhatian orang tua. Jika Anda bisa, jangan menyiksa anak Anda ketika mereka mulai menunjukkan ketidaknyamanan seperti menangis-meskipun Anda mungkin tidak dapat menghabiskan waktu 24 jam penuh dengan anak Anda karena pekerjaan, pastikan Anda memiliki banyak waktu dengan anak Anda. Siti Kesimpulan: “Anda ada di rumah. Tapi pastikan untuk menghabiskan waktu yang baik dengan anak-anak Anda”