JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Mantan istri Herman yang berusia 17 tahun, Juliana Moechtar, merasa wajahnya dipenuhi jerawat dan bekas luka, meninggalkan bintik-bintik hitam. Anda bisa bernapas lega. Wajahnya bersinar lagi. Di Jakarta.

Juliana melanjutkan, sebelum pandemi Covid-19, ia melakukan banyak aktivitas dan membutuhkan riasan sepanjang hari. Kondisi ini memperburuk kondisi wajahnya dan seringkali sulit menghilangkan bekas jerawat. Herman (Herman) 17 tahun ini.

Ibu dua anak usia dini ini tidak percaya bahwa perawatan ini bisa mengatasi bekas jerawat di wajahnya. Aktivitas, teruslah mencoba. Hmm… sudah mendapat perawatan seperti ini, dan banyak orang bilang wajahmu sudah sembuh, jadi saya terus bilang: ”ucap Juliana.

Setelah beberapa kali perawatan, Juliana mengakui wajahnya Pelembap, lebih cerah, dan tentunya bekas jerawat hilang. Perawatan ini saya terima awal April. Memang bagi Ayuri memang tipikal kami fokus ke klinik Ayuri Perawatan ini. Masalah bekas jerawat dan pembuluh darah kecil di wajah bisa menyebabkan kemerahan di wajah .— “Kemerahan bisa terjadi di bagian bawah kulit di mana pembuluh vena terlihat. Ini mungkin karena pemakaian krim, kulit sensitif dan bekas jerawat, ”jelas dr Prinka hingga tiga hari kemudian.

“ Jadi tergantung juga wajah pasiennya. Dr. Plinka berkata: “Biasanya untuk bekas jerawat setiap hari, jika terlalu banyak pembuluh darah untuk beberapa perawatan, Anda bisa melihat efeknya.” Juliana menambahkan bahwa untuk pasien yang menerima perawatan ini, dia merekomendasikan Ikuti semua rekomendasi dokter. — “Kebanyakan saran tentang kapan harus menggunakan riasan dan pelembab,” Juliana Moechtar menyimpulkan.