Jakarta TRIBUNNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 berdampak luas pada berbagai sektor industri perbankan dan jasa keuangan, termasuk kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Untuk pelanggan kecil dan mikro, terus temukan cara untuk mempertahankan kinerja terbaik mereka.

Dalam pandemi ini, salah satu OPI yang dapat mempertahankan kinerja positifnya adalah BPR Intidana Sukses Makmur.

Menurut data Infobank, BPR menerima simpanan pihak ketiga dalam bentuk simpanan dan tabungan dan membimbing mereka ke dana ini, berhasil kembali ke sepuluh besar BPR DKI Jakarta. Menurut catatan, BPR ini menduduki peringkat pertama dalam daftar sepuluh besar versi BPR Infobank pada September 2019. Total aset BPR Intidana Sukses Makmur adalah Rp. Pinjaman sebesar 764.658.000 rupee. Simpanan dan simpanan dalam bentuk Rp 562.896.000 dan dana pihak ketiga. 299 340 0 00

“Wabah Covid-19 tidak mengurangi semangat layanan BPR. Bahkan dengan pencapaian tahun ini, kami semakin optimis, terutama dengan terus dikembangkannya beberapa langkah adaptasi untuk menjadikan setiap layanan semakin baik. Mudah “Dengan dukungan 11 jaringan kantor dan 2 cabang yang akan segera dibuka, komitmen BPR Intidana Sukses Makmur untuk melayani masyarakat semakin nyata dan dekat.” Siaran pers tertulis CEO BPR Intidana Sukses Makmur Polycarpus Feriyanto, Sabtu , 6 Juni 2020.

Dihadapkan pada normal baru, Ferijanto mengatakan pihaknya telah menerapkan prosedur hygiene dalam operasional 11 cabang, tidak hanya bagi karyawan, tetapi juga Berlaku untuk nasabah yang datang ke kantor.Prosedur, ukur suhu pegawai dan nasabah sebelum masuk kantor, dan kenakan sarung tangan untuk melayani nasabah.

Ia juga terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan nasabah yang selalu menjadi keunggulan BPR Intidana Sukses Sebagai implementasi dari teknologi keuangan digital, Makmur dapat mengedepankan akses layanan kepada nasabah.

Menurut penjaminan LPS, nasabah dapat lebih mudah memperoleh produk tabungan dan kredit, serta memberikan pendapatan simpanan nasabah yang lebih luas.