TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT. Persero Tbk mendukung langkah Kementerian BUMN untuk mendorong usaha kecil dan menengah (UMKM) go online agar bisa bertahan dari pandemi. -Kali ini BRI dan 8 (delapan) perusahaan BUMN lainnya membentuk ekosistem pasar digital UMKM yang disebut PaDi UMKM.

Upacara peluncuran UMKM dilaksanakan di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2020. Dipimpin langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) 9 bagian BUMN .— BUMN tersebut antara lain BRI, Telkom, Pertamina, Pupuk Indonesia, Pegadaian, PNM, PP, Waskita Karya dan Wijaya Karya .

PaDi UMKM adalah platform digital yang menggabungkan UMKM dengan perusahaan publik untuk mengoptimalkan, Mempercepat dan mendorong transaksi pengeluaran BUMN di UMKM, serta memperluas dan memfasilitasi akses pembiayaan UMKM.

Selain itu, di departemen BUMN, platform ini akan membantu BUMN membayar UMKM. Situasi Covid-19 berdampak signifikan terhadap sektor UMKM, hal ini berbeda dengan kondisi dimana UMKM mampu bertahan pada tahun 1998. Oleh karena itu, untuk membantu sektor UMKM, Badan Usaha Milik Negara harus memprioritaskan pengeluaran hingga Rs 14 miliar di sektor UMKM. “Saya yakin dengan platform PaDi UMKM dapat memperluas kanal UMKM dan membantu UMKM memasuki normal baru dengan membawa transaksi digital ke dalam normal baru,” kata Erick. Berbagai inisiatif dan terobosan untuk membantu pelaku UMKM bertahan dari kondisi pandemi.

“Ekosistem yang diciptakan melalui aplikasi ini akan memudahkan BRI dalam menghimpun dana / modal dari jalur UMKM yang telah dijangkau untuk meningkatkan kapabilitas bisnisnya” tutup Sunarso. (*)