Wartawan Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Badan Pusat Statistik (BPS) mencontohkan, jumlah wisman (wisman) yang datang ke Indonesia pada Agustus 2020 sebanyak 165.000 orang. -Penanggung Jawab BPS Suhariyanto mengatakan, angka ini meningkat 4,45% dibandingkan Juli 2020.

“Secara bulanan, wisman naik 4%, 45%, tapi ini sangat rendah. Setiap tahun atau setiap tahun, jumlah wisman turun drastis, turun menjadi 89,22%,” ujarnya, Kamis (1/9). / 10/2020) dalam konferensi pers virtual.

Baca: BPS: NTP Naikkan dan Pertahankan Harga Sereal September-Menurut Suhariyanto, jumlah wisatawan yang sangat terbatas yaitu 165.000 orang karena tidak berlibur.

“Turis asing masuk ke Indonesia karena alasan profesi atau alasan misi.

Pada saat yang sama, ia menambahkan bahwa sebagian besar dari 165.000 turis asing tersebut menggunakan transportasi darat, yaitu 65%.

” Nah, perjalanan udara hanya menyumbang 9%, jadi kita bisa memahami bahwa di Bandara Soekarno-Hatta jumlah wisman mengalami penurunan 98% dibanding Agustus 2019. Ia menyimpulkan: “Selain itu,“ Di Bandara Sam Ratulangi masih Turun 93%, dan seperti Bandara Kualaanamu juga turun hampir 100% atau 99,89%, ”pungkasnya.