TRIBUNNEWS.COM, NGANJUK-Pemerintah Kabupaten Ngajuk Provinsi Jawa Timur mengaku telah menarik dana investasi Rp 5 triliun pada 2018-2019. -Sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus berupaya untuk terus berhasil. Bupati Nganjuk mengatakan, pabrik yang masuk ke Kabupaten Nganjuk menyerap 35.000 tenaga kerja yang masuk ke pabrik di Kawasan Industri Nganjuk (RAJA). . Jawa Barat Siap Sambut-Baca: Pengamat Himbauan RUU Cipta Lapangan Kerja untuk Memperbaiki Ekosistem Investasi Daerah-Novi Rahman Hidhayat menjelaskan, Bupati Nganjuk dengan pembagian deviden (penduduk) akan dimanfaatkan untuk memaksimalkan Keuntungan. aiknya menarik investor.

Dengan jumlah penduduk usia produksi di Kabupaten Nganjuk yang mencapai 1,1 juta jiwa, investor selanjutnya tidak akan mengalami kesulitan.

“Oleh karena itu, investor tidak ada salahnya untuk memastikan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk bekerja di pabrik tersebut. Novi Rahman Hidhayat mengatakan:“ Oleh karena itu, kami berharap Kabupaten Nganjuk menjadi tumpuan perekonomian Jawa Timur setelah Surabaya. Kabupaten Nganjuk saat ini sedang bekerja keras untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan tenaga industri yang perlu masuk ke Kabupaten Nganjuk nantinya.

Karena memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan bermutu tinggi, sumber daya manusia tersebut akan siap untuk diberdayakan atau dipekerjakan setiap saat untuk memberikan layanan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan perusahaan.

“Untuk itulah kami terus berupaya untuk menciptakan SDM yang berkualitas. Rencana Tri Cita Bhakti Pemkab Nujak menjadi fokus”, ujar Novi Rahman Hidayat. (Ahmad Amru Muiz) -Artikel ini telah dimuat di surya.co.id dengan judul Tarik Investasi, dengan nilai investasi hingga Rp 5 triliun. Kabupaten Nganjuk Berharap Menjadi Jantung Perekonomian Jawa Timur