Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Presiden Joko Widodo (Joko Widodo) membentuk panitia politik untuk menangani pandemi virus corona atau pandemi Covid-19. Kelompok, yaitu Kelompok Kerja Manajemen Accelerating Covid-19 dan Kelompok Kerja Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Baca: Jokowi: Setiap Rupiah Adalah Uang Rakyat dan Harus Dipakai Secara Bertanggung Jawab dan Transparan

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto Lantik Ketuanya juga mengkoordinasikan menteri yang bertugas.

Presiden Chokovi berharap komite politik akan berkomitmen untuk merencanakan dan melaksanakan rencana pengobatan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Bergandengan tangan.

Airlangga Hartarto mengungkapkan hal tersebut dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20 Juli 2020).

“Presiden mempercayakan kepada tim untuk melaksanakan tugas sepenuhnya merencanakan dan melaksanakan rencana tersebut sehingga pengelolaan Covid dan opsi ekonomi berjalan seiring, karena keduanya dikelola oleh satu instansi yang sama dan memiliki tingkat koordinasi yang paling besar,” Kata Airlangga. -Presiden Jokovy juga menunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional dan Covid-19. Kepala negara PP bertanggung jawab untuk mengalokasikan pekerjaan pegawai untuk menyeimbangkan pengelolaan kesehatan dan pemulihan ekonomi saat pandemi corona. Airlangga mengatakan, Pokja Covid masih dikelola oleh Pak Doni, dan Pokja ekonomi dipimpin oleh Budi Gunawan Sadikin, Wakil Menteri BUMN. Turut serta dalam tim pemulihan ekonomi nasional dan pengelolaan Covid-19, yakni Luhut B Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Penanaman Modal, Mahfud MD, Menteri Politik, Koordinator Hukum dan Keamanan, dan Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator PMK.

Sri Mulyani, Menteri Keuangan, Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri, Terawan Agus dan Putranto, Menteri Kesehatan.