Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) akan membagikan dividen tunai Rp 6,15 miliar. Pemegang saham juga menyetujui hal ini pada rapat umum tahunan (RUPST).

Dalam keterangan resmi perseroan pada Rabu (5/8), manajemen SMBR menyatakan bahwa pemegang saham telah menyetujui untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp. 6,15 miliar. Perlu diketahui bahwa total laba bersih perseroan pada tahun buku 2019 mencapai 30,07 miliar rupiah.

Baca: RUPST Telkom tahun buku 2019, dividen payout ratio 81,78%, dan Telkom membagikan dividen sebesar 15,26 miliar rupiah — artinya Tingkat pembayarannya adalah 20,48%. Sisa laba bersih tahun buku 2019 sebesar Rp23,91 miliar yang digunakan sebagai cadangan lainnya. Perubahan komposisi pengurus SMBR tersebut dilandasi oleh kebutuhan untuk menjawab tantangan BUMN ke depan.

Baca: Bukopin: Tata Cara Penambahan Modal yang Akan Dibahas Usai Rapat Umum Tahunan Besok

Perubahan Susunan Pengurus SMBR adalah sebagai berikut:

Dede Parasade, yang semula Direktur Pemasaran, digantikan oleh Mukhamad Saifudin

Harjanto, mantan ketua Franky Sibarani (Franky Sibarani) sebagai ketua-Dewi Yustisiana dipecat sebagai komisaris independen dan Kiki Rizki Yoctavian dipecat sebagai komisaris-sebagai CEO SMBR Jobi Triananda Hasjim menjelaskan dalam konteks penurunan permintaan semen domestik sepanjang 2019, perseroan melaporkan kinerja penjualan yang relatif stabil. — Baca: PGN selenggarakan RUPST 2020 dan bagikan dividen Rp 41,56 per saham – “SMBR berhasil mencatatkan 2,12 juta ton, yang dijelaskannya, hampir sama dengan status jangka menengah industri semen 2018, dan industri semen masih berlebih. , Serta memperlambat pertumbuhan permintaan semen di Sumsel (Sumbagsel). Bi menambahkan kinerja penjualan SMBR sudah lebih baik dari total konsumsi (permintaan) semen Sumsel. Menurut Asosiasi Semen Indonesia (ASI), pasar sedang Turun menjadi 9,3% pada 2019, yang merupakan pasar utama SMBR. -Berita ini disiarkan secara Tunai dengan tajuk utama: https://invest.kontan.co.id/news/semen-baturaja-smbr-membentuk-dividen- tunai-rp-615 miliar