Laporan Tribunnews.com reporter Sanusi-JABARTA’s Tribunnews.com-Covid-19 dan Ketua PC-PEN Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perekonomian berkoordinasi dengan kementerian / lembaga terkait lainnya untuk mendukung penuh kerjasama tersebut. Rencana Credit Mechanism (JCM) yang merupakan rencana pembangunan rendah karbon yang dilaksanakan di Indonesia dengan mendorong partisipasi sektor swasta. Pasar karbon sukarela pertama di Indonesia.

Peserta komersial yang melaksanakan rencana tersebut juga telah mencapai pengembangan pasar yang sukses. Mereka mengatakan bahwa rencana tersebut berdampak positif bagi perkembangan bisnis mereka. Pada tahun 2025 rasio ini akan meningkat, dan tentunya akan meningkat dari tahun ke tahun, ”kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto pada acara peresmian atap panel surya pabrik Coca-Cola Amatil, Kabupaten Bekasi, Rabu (30/1). / 9/2020) .

Menteri Koordinator Airlangga juga mengatakan: Perusahaan Coca-Cola Indonesia mendukung komitmen pemerintah dengan berinvestasi Rp 87 miliar Angka ini digunakan untuk membangun 5 panel surya di pabrik Cibitung Atap. “Bangunan atap panel surya ini dapat mengurangi emisi gas sebesar 314 juta ton kaca. Ini setara dengan menghemat 7.000 mobil setahun. Dia bilang ini luar biasa. Ia mengatakan, atap panel surya merupakan panel surya yang dipasang di pabrik manufaktur terbesar di ASEAN yang menempati urutan kedua di kawasan Asia Pasifik dan keempat di dunia. -Menteri Koordinasi Airlangga juga berharap pengerjaan Cibitung bisa terus berlanjut di pabrik dan daerah. lain. Jika kegiatan ini terus berlanjut, Indonesia bisa menjadi negara nomor satu di kawasan Asia Pasifik. Ia menambahkan, ekonomi hijau adalah gagasan yang selalu didukung oleh pemerintah. -Menteri Koordinasi Ellanga mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong manufaktur karena aktivitas manufaktur terbukti dapat menjadi leverage ekonomi jika terjadi pandemi. — “Masih ada pekerjaan. Di pabrik, ini harus dilanjutkan. Pekerjaan di pabrik mendukung perekonomian nasional. Dalam konteks pandemi, kegiatan manufaktur terbukti bisa menjadi pengungkit ekonomi,” kata Menko Airlangga. .