TRIBUNNEWS.COM-Gojek adalah super app terkemuka di Indonesia yang dapat memperkuat prosedur kebersihan dan kesehatan untuk semua layanannya.

Di jalur transportasi, layanan GoCar kini dilengkapi dengan sekat pelindung antara pengemudi dan penumpang. Fasilitas tersebut juga memperkuat langkah komprehensif Gojek untuk memberikan layanan keselamatan dan kesehatan kepada pelanggan dan mitra pengemudi selama pandemi.

Sebagai bagian dari perjanjian kesehatan baru, Gojek tidak akan mengenakan biaya tambahan untuk fasilitas penghalang pelindung ini. Di berbagai kota operasi di Indonesia, metode penggunaan partisi pelindung pada layanan GoCar telah diterapkan secara bertahap.

Oscar Primadi dari MPH, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, mengapresiasi langkah-langkah kesehatan dan kebersihan Gojek melalui adanya sekat pelindung untuk meningkatkan risiko penularan COVID-19. Sekretaris Jenderal Oscar mengatakan: “Untuk mengurangi penyebaran epidemi, pemangku kepentingan terkait, termasuk perusahaan jasa seperti Gojek, telah bekerja sama. Monita Moerdani, wakil presiden senior pemasaran transportasi di Gojek, mengatakan:” Selama pandemi, kita bisa melewati kota. Menjadi pilar Go midstream di tengah masyarakat dengan gaya hidup baru.Untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan pengguna layanan dan mitra kami, Gojek telah memperkuat standar operasi semua layanan.Gojek internal berbasis data khusus untuk layanan GoCar, dalam COVID Selama pandemi ke-19, pengguna masih membutuhkan layanan GoCar. E akan diterapkan secara bertahap di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Palembang, Makassar, dan Bali.

Sejak pemerintah mengumumkan pandemi di Indonesia , Gojek secara aktif mewajibkan penumpang dan mitra pengemudi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan penggunaan masker selama perjalanan.

Gojek juga terus mendistribusikan jutaan alat pelindung berupa masker dan hand sanitizer, serta menyediakannya dalam bentuk kemasan yang sehat Pembersih tangan, ratusan ribu mitra pengemudi di lebih dari 90 kota. (*)