JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah mengumumkan akan mengerahkan gaji ke-13 untuk aparat sipil TNI / Polri dan pensiunan pada Agustus 2020.

Bendahara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Andean Hadiyanto (Andean Hadiyanto) mengumumkan gaji yang akan diupayakannya dibayarkan pada 13 sebelum pertengahan Agustus 2020. Ia juga memastikan pembayaran gaji pada tanggal 13 tidak akan sampai sebelum akhir bulan. – “Tidak, itu (tunai akhir bulan). Sebelum pertengahan Agustus, kalau bisa lebih cepat lagi,” kata Anding kepada Kompas.com, Minggu (2/8/2020). — Pemerintah juga telah menyelesaikan revisi Peraturan PP Nomor 35 Tahun 2019 dan PP Nomor 38 Tahun 2019 tentang Pembayaran Gaji, Pensiun atau Tunjangan Ketigabelas kepada Pegawai Negeri Sipil dan Prajurit Tentara Nasional Indonesia. Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, pejabat negara dan penerima pensiun atau tunjangan.

Revisi PP tinggal menunggu penandatanganan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, gaji ke-13 yang dibayarkan pada tahun 2020 hanya melibatkan PNS tingkat III beserta jajarannya. Kebijakan ini juga berlaku bagi TNI dan Polri serta pensiunan, yang berarti pejabat Langkah I dan Langkah II tidak akan menerima gaji No. 13. Menteri Keuangan mengatakan bahwa ia telah menyiapkan anggaran untuk gaji dan pensiun ke-13, sebesar 28,5 triliun rupee- “termasuk ASN untuk gaji dan 6,73 miliar rupee untuk tunjangan terkait gaji ASN pusat. Bank Dunia Mantan presiden mengatakan beberapa hari yang lalu bahwa anggarannya adalah Rp 7,86 triliun pada tanggal 13. Jokovy … “