Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-General Manager Persatuan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H Maming mengatakan, pihaknya bertanggung jawab mengawasi pemberian stimulus atau “langkah-langkah insentif”, khususnya. Pajak pemerintah atas usaha mikro Maming mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis di Jakarta: “Kami membantu UMKM di daerah beradaptasi dengan kondisi saat ini dan mendapatkan dukungan bank dan keuangan,” Rabu (6 Juni 2020) .

Ma Ming mengatakan, sebagian besar anggota HIPMI merupakan peserta UMKM, oleh karena itu khususnya pelaku usaha di daerah dapat menggunakan stimulus fiskal sebagai pengganti pajak. Sebuah kelompok kerja (pokja) telah menyelenggarakan pendaftaran di seluruh Indonesia dengan mengadakan pertemuan zoom virtual untuk anak-anak Hipmi (sebagian besar adalah perusahaan UMKM). “

” Kami mengumpulkan data untuk mengatasi masalah perbankan. Ia mengatakan sejauh mana daerah itu sesuai dengan rencana pusat atau perintah presiden.

Baca: 181 Pilot kontrak Garuda Indonesia yang dikirim larut malam dengan surat pemberhentian PHK

Saat ini pihaknya sedang menerapkan pemotongan pajak bagi UMKM.

“Menurut saya pemerintah harus berperan, terutama di Dinas Pendapatan (DJP). Dia bilang:“ Ini relaksasi teman-teman UMKM. “Tujuannya agar mereka bisa hidup dan berkembang lagi di masa depan. Pandemi ini memungkinkan mereka merekrut lebih banyak pegawai, dan angka pengangguran di Indonesia semakin menurun.

Baca: Power Token Rp. Dalam 2 hari, Direktur Dental Omeli PLN: Ini, Snap Mulu.