Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Rencana merger BUMN Bank Syariah dipandang sebagai langkah yang tepat untuk memperkuat ekonomi syariah di Indonesia. Dan bekerja sama secara efektif.

Mukhamad Misbakhun, anggota Panitia XI DPR RI dari Fraksi Gorka, mengatakan.

Baca: Pengamat: Merger Bank Syariah Bisa Tingkatkan Daya Saing

Bacaan: Mendukung Pidato Erick Thohir, Panitia Kedelapan DPR: Merger dan Perbaikan Bank Syariah Dia mengatakan, merger Bank Syariah BUMN akan membuat kinerja bank syariah menjadi lebih baik dan efisien dengan meningkatkan indikator pangsa pasar perbankan syariah. Indonesia. Menurut saya, upaya merger semua bank syariah milik negara merupakan upaya merger yang baik saat ini, disini pemerintah sebagai pemegang saham harus menggabungkan semua lini bisnis berbasis skill sesuai ruang lingkup dan bidang usahanya untuk mencapai kinerja yang baik dan efisien. Misbakhun Ucapkan, “Kamis (2020/7/16).

Selain itu, Misbakhun juga menyampaikan bahwa pandemi Covid -19 bisa mendorong merger bank-BUMN Bank Syariah. Dalam kondisi seperti hari ini mereka bisa lolos Konsep bagi hasil yang diterapkan oleh industri perbankan syariah adalah untuk membantu perekonomian nasional dengan sebaik-baiknya. Perbankan syariah dianggap bermanfaat bagi semua pihak baik bank maupun masyarakat. Ia mengatakan: “Melihat situasi sektor keuangan dan perbankan yang sulit, kita harus Dengan upaya serius dan praktis, momentum pandemi Covid19 menjadi waktu yang tepat untuk melakukan upaya integrasi. “— Dibandingkan dengan bank tradisional, tingkat penetrasi bank syariah di Indonesia masih sangat kecil .

Saat ini pangsa pasar bank syariah masih sekitar 6%.