Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah tengah menempuh langkah-langkah untuk menerapkan kebijakan pengendalian harga di bawah naungan Kementerian Perdagangan (Kemendag), seperti pengurangan rantai distribusi, penetapan HET (kenaikan harga eceran) gula, dan peningkatan pasokan pasar melalui impor.Ternyata selama Ramadhan dan buka puasa. Sebelum hari raya, kebijakan berbagai daerah dan operasi pasar normal sudah cukup untuk menahan kenaikan harga. Tahun ini sangat berbeda dari kebijakan biasanya, dan kebijakan pembatasan sosial berskala besar juga mensyaratkan larangan pulang kampung.

Baca: Demi Hemat Biaya Produksi, Renault Bakal PHK 5.000 Karyawan Hingga 2024

Baca: Anies Baswedan Bantah Ekspansi PSBB Saat Umumkan Pembukaan Pusat Perbelanjaan 5 Juli

Tekanan inflasi pada masa epidemi ini, tekanan inflasi tidak cukup kuat, apalagi setelah kondisi normal, “kata Pete dalam keterangannya, Se lasa (26/5).

Menurut Pete Menurut Er, dibandingkan dengan hari biasa, sebenarnya seminggu sebelum Lebaran Permintaan berbagai sembako meningkat. Dibandingkan dengan keadaan normal, kebutuhan pangan jauh lebih rendah.

Oleh karena itu permintaannya rendah. Sementara pemerintah menjaga suplai atau suplai komoditas atau komoditas, inflasi lebih stabil Pete mengatakan: “Inflasi puncak tidak terlalu besar. Dia menjelaskan, masalah utama inflasi di Indonesia adalah pasokan yang tidak mencukupi, termasuk masalah distribusi. Panjangnya rantai distribusi dan keberadaan pihak-pihak yang terlibat biasanya menyebabkan kegagalan pasar dan kenaikan harga yang tidak normal.

Menurut Pete Mengatakan bahwa masalah ini harus segera diatasi, dan wabah Covid-19 harus menjadi momentum. Ada banyak gerakan yang menggabungkan penawaran dan permintaan. Bagaimana kita membeli langsung dari petani secara online. Langkah ini mungkin bagian dari normal baru untuk mengurangi kegagalan pasar. Jadi kita Inflasi bisa lebih stabil di masa mendatang, “kata Petel. -Kebijakan pemerintah akan berkembang dalam koordinasi dengan industri, tidak akan ada kekurangan beras dan gula, pasokan yang cukup dan tidak ada peningkatan permintaan. Melalui jaringan online, rantai distribusi relatif kecil dan harga diturunkan.