Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 telah mengubah dinamika manajemen karyawan perusahaan.

Ketika pemerintah melonggarkan berbagai batasan terkait PSBB (batasan sosial skala besar), karyawan mulai bekerja di kantor ini, yang membawa tantangan baru bagi perusahaan.

Misalnya pedoman dalam melaksanakan kegiatan kerja, pelaksanaan jarak aman, pengawasan perbatasan negara / kawasan, dan saran perjalanan dalam suatu negara / kawasan. Keselamatan kerja Dassault Systèmes sangat penting bagi karyawan, mitra, dan pelanggan, oleh karena itu, solusi portfolio produk kami (yaitu kembali ke perencana tenaga kerja kantor) dapat digunakan untuk mengelola karyawan yang kembali ke kantor.

Mempertimbangkan situasi saat ini, batasan pemerintah, persyaratan bisnis, dan preferensi pribadi, haruskah seseorang kembali ke kantor untuk bekerja? Ini pertanyaan yang bagus!

Ada lima faktor penting untuk dipertimbangkan ketika merencanakan karyawan untuk kembali ke kantor.

Baca: BPJS Kesehatan Medan Ada 23 Pegawai Terpapar Covid-19, Perpanjang Jam Tutup Kantor

1. Batasan Pemerintah: Tiap Pemerintahan Ada Larangan Berbeda dan Juga Berlaku di Lingkungan Kantor Peraturan pembatasan sosial. — -2. Persyaratan bisnis: Meskipun banyak perusahaan memberi karyawan pilihan untuk bekerja dari rumah, beberapa karyawan perlu bekerja di kantor

3. Prioritas dan tugas perusahaan: Sesuai dengan tugas karyawan di departemen masing-masing, beberapa karyawan harus Prioritas untuk bekerja di kantor

4. Kondisi pribadi: Orang adalah inti dari perusahaan. Setiap karyawan mungkin memiliki persyaratan khusus yang berbeda-beda mulai dari harus mengasuh anak atau orang tua, hingga tidak memiliki fasilitas untuk bekerja dari rumah. Semua ini perlu dipertimbangkan.

Membaca: Cerita tentang seorang ibu dari Bekasi yang mengantar anaknya ke kantor desa untuk mencari wifi gratis untuk sekolah online