Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila (reynas Abdila) -Jakarta laporan TRIBUNNEWS.COM-SKK Migas ditandatangani dengan PT Pertamina (EP), Citilink Indonesia, Surveyor Indonesia dan Sucofindo serta empat perusahaan milik negara lainnya Kontrak kerja sama lima tahun untuk meningkatkan penggunaan tingkat komponen nasional (TKDN) dalam kegiatan bisnis hulu migas. -Dwi berkata: “Kami mengambil berbagai langkah untuk meningkatkan efisiensi industri hulu minyak dan gas dalam negeri, dan ingin melakukan kegiatan untuk meningkatkan produksi.

” Tujuan kami adalah mencapai target produksi 1 juta barel. Ia melanjutkan Berkata: “Pada tahun 2030, kerja sama semacam ini adalah salah satu alat untuk kerja sama.”

Penandatanganan kerja sama antara SKK Migas dan pertemuan publik perusahaan dilakukan secara terpisah di kantor masing-masing. Rincian-Semua pihak sepakat untuk tidak mengadakan upacara dan pertemuan untuk mendukung penyebaran virus Corona-19.

Baca: Kabar baik! PUFF, Nucleus Farma dan Profesor Nidom Foundation sedang mengembangkan Covid -19 medicine-industri hulu migas telah menjadi mesin perekonomian nasional, terutama dengan mendukung pembangunan kapasitas industri nasional.

Baca: Masih ada rumah kembali, tetapi penumpang bus AKAP dari Jakarta terus menurun

Sejak 2014, SKK Migas telah berhasil menjaga TKDN di atas 55%.

Setiap tahun hingga 2019, penggunaan TKDN dapat meningkat, mencapai 61% dari total nilai pembelian US $ 5,256 miliar (US $ 1,964 miliar).