Laporan reporter Tribunnews.com, Darmawan Day-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa selama lalu lintas penumpang dibatasi, tarif tidak akan dinaikkan. Tidak ada kenaikan harga untuk bonus.

Menurut Budi, seiring naiknya lalu lintas penumpang dari 70% menjadi 80% sejak 1 Juli menjadi 31 Juli, tidak diperkenankan menaikkan tarif angkutan umum. Budi mengatakan selama pertemuan virtual Kementerian Transportasi pada Jumat (12 Juni 2020): “Dengan kemampuan baru ini, kami menekankan bahwa tarif angkutan umum tidak akan naik karena kami telah mempertimbangkan dan menghitung 70%.” . Jelaskan bahwa peraturan tersebut telah melalui proses, yang berarti bahwa tidak ada angkutan umum untuk menaikkan ongkos, Departemen transportasi membagi tahap baru angkutan umum konvensional menjadi tiga tahap dengan menyesuaikan faktor kenyamanan transportasi di kota. ap .

Fase pertama akan dilakukan dari 8 hingga 31 Juni 2020, fase kedua akan dilakukan dari 1 Juli hingga 31 Juli 2020, dan fase ketiga akan dilakukan pada Agustus, 2020 Dari 1 hingga 31 Agustus. Dalam fase pertama dan kedua, bus telah diizinkan untuk mengangkut 70 penumpang. Budi melanjutkan dengan mengatakan bahwa harus ada kesepakatan untuk diselesaikan dalam tiga fase ini dan harus Fasilitas dan infrastruktur membuat aturan.

“Pada tahap ini, itu dibagi menjadi empat zona, yaitu merah, oranye, kuning dan hijau. Di zona merah dan oranye, kapasitas penumpang dibatasi hingga 50%,” kata Budi.

“Untuk area kuning dan hijau, kapasitas penumpang telah mencapai 75% dan telah santai,” lanjutnya.