TRIBUNNEWS.COM-Rupiah terus melemah setelah Presiden Jokowi mengumumkan kasus pertama virus corona (Covid-19) di Indonesia pada Senin (2/3/2020).

Sebelumnya, menurut data Bloomberg.com, pada 28 Februari 2020 kurs rupee berada di Rp14.318. -Ini menunjukkan bahwa rupee telah terdepresiasi 997 poin hingga virus Corona diumumkan masuk ke Indonesia.

Baca: Pembukaan melemah, dan rupiah Indonesia dikonversi menjadi lebih dari 15.300 rupiah per dolar hari ini .

Baca: Rabu sore, rupiah terdepresiasi terhadap dolar terhadap level 15.223 rupiah yang diluncurkan oleh Bloomberg, dan rupiah telah jatuh ke level saat ini. Level terendah sejak 2018-ini karena penjualan obligasi dan saham Indonesia sedikit menunjukkan tanda-tanda perlambatan akibat memburuknya pandemi virus corona. -Rupee turun 1,5% pada hari Selasa menjadi 15.160 per dolar, level terendah sejak Cinder pada November 2018. -Ini setara dengan peningkatan 17 basis poin dalam 10 rupee. Indeks saham negara itu anjlok lebih dari 5%, menyebabkan perdagangan dihentikan untuk ketiga kalinya dalam seminggu. Penerbit obligasi AS berkata: “Sulit untuk menekan bottom down.”

“Jika Indonesia benar-benar ditutup, itu akan berlipat ganda.” Kata Mingze Wu, pedagang mata uang di INTL FCStone, Singapura. e Tribunnews dikutip dari Bloomberg.