Laporan wartawan Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Komite IX DPR mendesak pemerintah memaksimalkan penggunaan alat pelindung diri (APD) berstandar WHO bagi tenaga medis dalam negeri yang berkomitmen menyelamatkan korban. Sebelum memutuskan mengekspor APD ke berbagai negara, nyawa orang yang terinfeksi virus corona. Jumat (17/4/2020).

Saleh P. Daulay mengatakan, hal itu menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa Indonesia mengekspor APD.

Menurut Saleh, kekurangan APD di dalam negeri karena sulitnya mendapatkan bahan baku dan sebagian besar masih perlu diimpor.

Baca: Akibat Perpanjangan PSBB, Daihatsu Tutup 68 Dealer dan Perpanjangan Waktu Penghentian Pabrik

“Kalau Kita Lakukan Ini Aneh,” Kata Politisi PAN Berbahan Baku Impor Produknya aneh, karena kita membutuhkannya.

Baca: Wishnutama mengoreksi pernyataan Luhut untuk menarik wisatawan dari China, Korea Selatan, dan Jepang

Saleh menjelaskan tenaga medis nasional masih membutuhkan banyak APD, apalagi BIN memprediksi puncak penyebaran virus. Saat itu terjadi pada Juli 2020.

Baca: Kisah Ika Dewi Menjadi Sopir Penuh Waktu Supaya Ambulans untuk Manusia

“APD Cadangan Nasional Harus Diisi Dulu. Soal Rencana Ekspor, Saya rasa bisa dipikirkan nanti.