Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah berencana menggenjot bisnis ibu rumah tangga dengan memberikan pinjaman modal kerja bebas bunga Rp 2 juta kepada masing-masing debitur. Dukungan pinjaman modal kerja sebesar Rs 2 juta masih dalam pembahasan. Iskanda mengatakan, jadwalnya baru bisa diputuskan pada rapat komite penggalangan dana pekan ini. Iskandar kepada Kontan.co.id, Selasa (8 November 2020).

Baca: Kabar gembira untuk listrik rumah tangga dan diskon UMKM akan berlanjut hingga Desember 2020

Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah saat ini akan fokus memulihkan perekonomian tanpa bank atau pengusaha kecil yang tidak bisa dimanfaatkan oleh bank. – “Mereka kebanyakan perempuan, dan jumlah perusahaan yang memiliki unit usaha mencapai 6,2 juta. Mereka tidak berhak masuk ke bank, tapi langsung menghubungi pemberi pinjaman dengan menggunakan dana masyarakat,” kata Menteri Keuangan, Selasa (11/8), bahwa pemerintah semakin meningkat. Webinar usaha kecil tersebut menyebutkan .— Selain pinjaman modal kerja tanpa bunga, pemerintah juga merancang bantuan sosial (Bansos) berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 2,4 rupiah dan anggaran usaha kecil sebesar 30 Triliun rupiah atau 12 juta rupiah Pertokoan, Mekar atau berbagai PNM, dan Bank Wakaf.

“Saat ini pemerintah sedang fokus pada kelas ini . Pemerintah memberikan bantuan sosial produktif dan memberikan pinjaman sebesar Rp 2 juta. Menteri Keuangan mengumumkan bahwa tidak akan ada bunga bagi usaha ultra mikro yang tidak memiliki layanan perbankan. Sumber: Kontan. pengkodean