Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah merancang kerangka hukum yang melarang mudik Lebaran pada 2020, yang seharusnya masuk dalam peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub). Menteri Perhubungan, Kementerian Perhubungan akan mengatur rencana pelaksanaan hingga dilarang kembali ke Tanah Air. — Sigit Irfansyah, Direktur Angkutan Darat Kementerian Perhubungan, mengatakan pihaknya dan pihak terkait saat ini sedang menyelesaikan Permenhub.

Baca: Laporan Terbaru Kasus Covid-19 yang Terjadi di Indonesia Saat Ini HUI: 7418 Positif Corona, 913 Sembuh, 635 Meninggal

Baca: Bukan Karena Kelaparan. Tanpa makan selama dua hari, dokter menduga Yuli meninggal karena serangan jantung.

“Tujuan kami adalah mengumumkan peraturan Kementerian Perhubungan besok,” kata Sijit dalam sebuah wawancara. Konferensi video pada Rabu (22/4/2020).

Sigit secara terpisah mencontohkan, rencana larangan pulang domestik yang akan diterapkan bertujuan untuk membatasi lalu lintas publik dan swasta di wilayah dengan status zona merah Covid-19. Semakin banyak pemerintah tidak akan menutup jalan. Memang, jalan ini akan selalu digunakan oleh logistik atau petugas kesehatan. Rencananya larangan pulang kampung pada 24 April 2020, dan sanksi baru akan diberlakukan pada 7 Mei 2020. – Selama tidak ada sanksi yang dijatuhkan, pemerintah akan meminta mereka yang mencoba menjatuhkan sanksi untuk meninggalkan zona merah dan kembali ke zona awal.

Sigit mengatakan: “Jika pada 7 Mei, masih ada banyak orang yang memaksa area PSBB untuk dikenakan sanksi tegas.” Judul utama di Kompas.com adalah “Kemenhub: Surat larangan pulang ke rumah besok”