Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur PT Anugerah Mega Investama, Hans Kwee, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong bank-bank Indonesia untuk menyelesaikan merger atau akuisisi untuk mendapatkan bank besar dan modal yang kuat serta persyaratan ekuitas.

Adalah hal yang baik bagi Hans untuk melihat transaksi bisnis antara PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). — Baca: Kanada mengimpor 1 juta pasang topeng dari Cina ke Cina, tetapi tidak dapat digunakan- “Menurut data tahun lalu, Pemerintah Provinsi Banten, sebagai pemegang saham utama terakhir Bank Banten, juga merupakan pemegang saham Banque Bjb 5,29%. “Katanya Jumat di Jakarta kemarin (24/4/2020). Menurutnya, ini tidak diragukan lagi bermanfaat karena akan memudahkan dan mempercepat proses tindakan oleh kedua perusahaan.

Pada saat yang sama, merger bisnis mengacu pada mekanisme merger di mana suatu entitas akan bergabung menjadi entitas baru. Hans berkata: “Biasanya, proses ini tidak akan mengganggu operasi kedua bank. Merger memiliki keuntungan karena akan meningkatkan efisiensi kedua bank.” Merger akan menciptakan sinergi yang kuat dan pasti akan meningkatkan aset bank. .