Laporan reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

Pengunjung (turis) TRIBUNNEWS.COM di Jakarta. -Raden Kurleni Ukar, Anggota Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan selain travel bubble, peran Kementerian Luar Negeri (Kemlu) juga penting untuk negosiasi yang mendalam.

“Saat ini, Nike mengatakan dalam virtual chat yang digelar di Jakarta, Kamis:” Kami berharap Kemlu bisa memberikan travel bubble kepada Indonesia. Kami berharap Kemlu segera bernegosiasi dengan negara tetangga agar meski perjalanannya dibatasi, Warganya Juga Diizinkan Berwisata ke Indonesia (18/7/2020) -Baca: Jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 meningkat menjadi 16.798, dan kasus positif meningkat 1.331

Dia mencontohkan Bintan, Kepulauan Riau, nyatanya mereka Siap menerima wisatawan. Nike mengatakan, negara warganya masih melarang mereka masuk. Oleh karena itu, perlu dilakukan negosiasi dengan negara lain sebelum wisman dapat masuk ke Sisi Travel Agency Indonesia yang mengalami peningkatan sebesar 01% year-on-year.

Dibandingkan dengan jumlah wisman bulan Maret 2020, artinya jumlah wisman turun 66,02% (Mom) .Sejauh ini dibandingkan dengan posisi saat ini pada periode yang sama tahun 2019, angka ini turun menjadi 87,44% (year-on-year) atau 1,27 juta orang.

Selama periode ini wisatawan Timor Timur mendominasi, pada bulan April jumlah wisatawan Timor Timur mencapai 83.000. – Angka ini mencapai 52,2% dari total jumlah wisman.

Sedangkan wisatawan yang tersisa berasal dari Malaysia yang mencapai 62.000 atau 39%, Singapura 2.000 atau 1,3%, dan sisanya 12.000 atau 7,5%.