Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Andi Taufan Nama Garuda Putra telah menjadi diskusi publik.

Setelah Staf Khusus Presiden (Stafsus) mengirim surat kepada para pemimpin jalanan di seluruh Indonesia untuk mendukung Program Relawan Desa Lawan Covid-19 yang diprakarsai oleh Departemen Imigrasi dan Desa, – Tao Fan pada tahun 2020 Dalam sepucuk surat kepada Sekretariat Kabinet (Setkab) pada 30 Maret, para kepala daerah diminta untuk membantu PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) dalam melaksanakan pendidikan lapangan. Persyaratan pengumpulan data untuk masyarakat desa dan peralatan perlindungan pribadi Puskesmas.

Selain itu, dalam surat itu, salinan tujuan yang dimaksud adalah Kementerian Desa, Kementerian Pembangunan dan Imigrasi Desa Rentan (Kemendes PDTT). – Dikutip dari situs resmi Amartha, Selasa (15 April 2020), Taufan mendirikan Amartha pada 2010. Perusahaan ini fokus pada layanan pinjaman online (Pinjol), terutama untuk usaha mikro di daerah pedesaan yang belum dikonsultasikan. b ks .

Taufan adalah putus sekolah dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dan kemudian pergi ke Harvard Kennedy School untuk belajar untuk Magister Administrasi Publik (MPA).

Orang ini juga memenangkan beberapa Penghargaan. Lahir di Jakarta 33 tahun lalu. -Perjanjiannya meliputi Finalis Pengusaha Tahunan EY, Astra Indonesia Prize Pertama, pemenang International Youth International Foundation, dan Juara Inovasi Ganesha, Penghargaan Alumni ITB. — Karena karirnya yang sukses dalam mendirikan startup Pinjol, ia diangkat sebagai anggota staf khusus Presiden Jokowi pada tahun 2019. — Selain Tao Fan, enam milenium lainnya juga telah ditunjuk sebagai staf khusus Jenderal Y untuk membantu presiden dalam pekerjaannya.