Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Rupiah Indonesia ditutup pada 14.100 rupiah per dolar pada akhir perdagangan pada Jumat (19/6), turun 0,15% dari hari perdagangan sebelumnya menjadi 14.078 rupiah. Secara mingguan, nilai tukar rupee terhadap dolar AS turun 0,23% menjadi Rp14.133 dari akhir pekan lalu.

Di Asia, rupee melemah, won Korea Selatan terhadap dolar AS turun 0,13%, dan rupee India turun 0,07% terhadap dolar AS. Dolar.

Baca: Bos Garuda Indonesia menerima bahwa dana talangan benar-benar berbeda dari Singapore Airlines. Pada saat yang sama, sampai sore ini, nilai tukar sebagian besar mata uang Asia lainnya terhadap dolar AS juga telah menguat. Baht Thailand memimpin kenaikan: Mata uang Asia naik 0,31% terhadap dolar AS, peso Filipina naik 0,18%, renminbi naik 0,14%, dolar Taiwan Baru naik 0,05%, ringgit Malaysia naik 0,05%, yen naik 0,01%, dan dolar Singapura naik 0,01%. 0,007%, sedangkan nilai tukar dolar Hong Kong terhadap dolar AS naik 0,001%.

Indeks dolar AS mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang dari mata uang utama dunia pada 97,37, yang lebih rendah dari nilai tukar periode yang sama tahun lalu. Itu 97,42 sehari sebelumnya.

Berita ini disiarkan di KONTAN, dengan tajuk utama: Pada akhir perdagangan hari Jumat, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turun 0,15% menjadi Rp 14.100 (6/19)