Laporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Garuda Indonesia mendesak penumpang untuk pergi ke Jakarta dan memperhatikan dengan seksama persyaratan masuk dan keluar izin wilayah DKI di Jakarta, seperti izin ekspor yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi DKI di Jakarta (SIKM) ). Managing Director Garuda Indonesia Irfan Sebuahutra menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti peraturan SIIKM yang diterapkan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta. Memberikan dukungan, termasuk pemahaman menyeluruh tentang semua persyaratan yang berlaku, “kata Elvan dalam sebuah pernyataan resmi, Rabu (27/5/2020). Semua pemangku kepentingan bandara dan layanan penerbangan juga dikoordinasikan secara erat untuk memastikan bahwa mereka ada di darat Operasi di papan siap.

Baca: Pen domestik penerbangan ke Bandara Soetta sekarang harus memiliki SIKM

Garuda juga memperketat semua perjanjian kesehatan yang diatur dalam rute penerbangan operasi selama periode pembatasan penerbangan , Termasuk peraturan tentang standar dan ketentuan penumpang yang diizinkan untuk terbang berdasarkan peraturan No. 19 tahun 2020 dan Kelompok Kerja Manajemen Bersama Permenhub.

Baca: Tidak hanya di bandara, tetapi juga penumpang pada kereta jarak jauh menuju Jakarta juga perlu memiliki SIKM

“Menurut ketentuan dalam Manual Penanganan Penanganan Covid-19, sk mengelola kekuatan regulasi dan standar yang akan dilalui masyarakat di luar area. Salah satu persyaratan utama adalah bahwa calon penumpang harus dapat lulus hasil tes kesehatan (termasuk tes cepat atau tes reaksi rantai polimerase) (PCR) dan menunjukkan sertifikat Covid-19 gratis. ยป, Irfan menjelaskan.

Ketentuan umum untuk mendapatkan izin masuk dan keluar (SIKM) dapat diperoleh di situs resmi corona.jakarta.go.id.