Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah membuka lebih banyak penerbangan domestik melalui Kementerian Perhubungan untuk mempromosikan pengembangan industri pariwisata Indonesia akibat virus Corona. Kementerian Perhubungan Udara, Novie Riyanto, Jakarta, Rabu (19/2/2020). Menurut Novelie, selama coronavirus masih endemik di negara lain, meningkatkan jangkauan penerbangan domestik adalah strategi. Khususnya pada 5 Februari 2020, pemerintah Indonesia juga meminta maskapai penerbangan untuk melarang penerbangan ke dan dari China untuk jangka waktu tertentu. TV Online SCTV, Tottenham vs Leipzig RB di Liga Champions 2020, setelah hari pertama

Baca: Setidaknya 6000 masker hilang di rumah sakit Jepang

“(Penerbangan terbuka) di mana-mana Ya, terutama di lima katanya, tujuan adalah Bali, Yogyakarta dan tempat-tempat lain.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan bahwa langkah-langkah stimulus untuk merangsang industri pariwisata akan dikembangkan minggu ini. Seluruh industri pariwisata, bukan hanya maskapai penerbangan, “kata Wishnutama setelah mengadakan pertemuan terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Senin. (02/17/2020) .

Wishnutama terus mengatakan bahwa partainya akan berkoordinasi dengan departemen terkait untuk membuat diskon efektif dan berdampak pada industri pariwisata dan mempromosikan industri pariwisata pulau itu.

Wishnutama menjelaskan bahwa jumlah diskon yang dihitung belum ditentukan, tetapi diskon untuk tujuan wisata di Indonesia menyumbang 25% hingga 30%, seperti Bali, Likupang, Sulawesi Utara, Bintan, Batam Pulau, Yogyakarta, Lombok, Labuan Bajo dan tujuan wisata lainnya.

Artikel ini telah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul “Turis Penerbangan Penerbangan Domestik Jack Agmendes”