Sebuah laporan oleh reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Konvensi dan Pameran Insentif Konferensi Industri (MICE) dihantam keras oleh krisis pandemi Covid -19 .

Konferensi atau pameran terpaksa dibatalkan sebagian Untuk membuat nilai potensi kerugian tidak signifikan.

Pertemuan dan Pameran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menteri Pariwisata, Iyung Masruroh (Iyung Masruroh) berbicara tentang potensi kehilangan dana yang disimpan di seluruh Indonesia, yang berjumlah sekitar 898 miliar rupee menjadi 2 triliun Rs. 64 triliun rupee. Ada sebanyak 54.871 hingga 90.463 pekerja di industri pameran. Oleh karena itu, total kerugian mencapai 2,69 triliun hingga Rp 6,94 triliun. Rp, “kata Iyung pada acara konferensi webinar B2B yang diadakan di Jakarta pada Selasa (2/6/2020) .- Dia menyerahkan data yang diperoleh dari berbagai situs, menunda 96% acara, dan membatalkan 84% Acara

Baca: Mengapa tingkat kematian Covid-19 lebih tinggi daripada di Asia di Amerika Serikat dan Eropa? Ini adalah alasan-baca: Bagaimana menghindari penyakit mata anak-anak menggunakan gadget terlalu lama?

“Kami menunda sampai Rencana 2021 sedang dibatalkan karena tidak dapat diimplementasikan pada tahun 2020. Beberapa rencana kesehatan masih sedang dilaksanakan, dan sebagian besar dari mereka masih menunggu, “tambah Iyung.

Iyung, saya berharap peserta MICE dapat membawa inovasi sehingga peralatan bisnis dapat kembali. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak dapat Tentukan apakah pameran dapat diselenggarakan karena merupakan bagian dari pameran. Kewenangan kelompok kerja atau kelompok kerja Covid-19.

“Kegiatan konferensi tidak ditentukan oleh kami, sehingga kelompok kerja akan menentukan area yang disiapkan. Apakah PSBB telah dicabut. Hal-hal seperti itu di luar kendali kami. Kami hanya dapat melakukan persiapan, termasuk perjanjian normatif baru, termasuk konferensi dan pameran. “