Reporter Tribunnews Fitri Wulandari (Fitri Wulandari) melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ketua Badan Pengawas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan bahwa ia terlibat Fang memberikan bantuan kepada pelanggan debitur yang terkena virus Corona (Covid-19). Pinjaman yang direstrukturisasi melebihi Rp10 miliar.

Jenis keringanan kredit ini berlaku hingga satu tahun, dan debitur selalu membayar pinjaman tepat waktu. –Ini sejalan dengan kebijakan countercyclical yang dikeluarkan oleh OJK pada tanggal 11 / POJK.03 / 2020, yang menganggap pemulihan ekonomi nasional sebagai kebijakan countercyclical (Covid-19) yang mempengaruhi penyebaran penyakit virus coronavirus.

Untuk debitur, ada banyak standar yang dapat mengambil manfaat dari mereka. Bentuk pembayaran pokok dan bunga yang ditangguhkan.

Membaca: Pesan Mulyono, pengemudi Ojol yang dikendarai oleh penumpang, tidak berdaya dan tidak akan dihakimi. . .

Menurut Wimboh, debitur yang dapat memperpanjang bantuan selama satu tahun adalah individu dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan kredit kurang dari Rp10 miliar. — Membaca: Profesor Nidom dari Chaerul Anwar mengungkapkan inovasi BCL dan antioksidan super untuk melarang Covid-19,

“Kami secara khusus meminta debitur, dan periode restrukturisasi pembayaran saat ini tidak lebih dari 1 tahun,” Wimboh pada hari Minggu Dikatakan dalam video conference OJK (05/04/2020) .

Baca: Semakin banyak korban meninggal, agen TPU Tegal Alur menggunakan alat berat untuk menggali kuburan

Selain itu dengan credit line Pelanggan yang melebihi Rp10 miliar tetapi terkena dampak berikut mengatakan bahwa mahkota juga telah lega.Salah satunya pengusaha pariwisata, seperti industri perhotelan, yang sekarang menjadi salah satu industri yang paling terpengaruh oleh momok ini. Batas atas) Lebih dari Rp 10 miliar, silakan bergabung kembali ke dalam kategori saat ini. Faktanya, kami “melakukan ini bersama dengan semua CEO, bank dan non-bank dan asosiasi,” kata Wimboh.