Jakarta TRIBUNNEWS.CO-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendirikan usaha patungan dengan Pemerintah Daerah Rembang Provinsi Jawa Tengah.

PT Semen Gresik dan 6 BUMD mendirikan perusahaan patungan di Lembang. Komposisi ekuitas dari usaha patungan tersebut adalah 52% dari saham yang dimiliki oleh Semen Gresik dan 48% dari saham yang dimiliki oleh PT BUMDes.

Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis pada hari Kamis (4 April 2020): “Model kerja sama yang baik antara perusahaan milik negara dan masyarakat sekitar adalah solusi yang saling menguntungkan. Merencanakan dan membangun ekosistem bisnis yang sehat. “

Baca: Bagaimana orang yang terinfeksi oleh virus korona tidak memiliki gejala? Silakan lihat catatan ahli-Baca: HOAKS News Corona meledakkan tiga hari di ruang larangan cuti-Eric menambahkan bahwa dengan mendirikan usaha patungan, perusahaan milik negara dapat melakukan bisnis dengan dukungan masyarakat potensial. Sebaliknya, perusahaan milik negara juga dapat mengambil manfaat dari masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Dan kemerdekaan mereka.

“Model pengembangan masyarakat yang baru ini lebih berkelanjutan dan dapat menjadi panutan bagi perusahaan publik lainnya,” kata Erick. Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa penciptaan usaha patungan adalah bagian dari rencana pemberdayaan bagi masyarakat di sekitar pabrik Rembang. Ini sejalan dengan rencana strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pedesaan.

Seperti dijelaskan oleh direktur SIG Hendi Prio Santoso, pengembangan BUMDes (perusahaan milik desa) di sekitar pabrik Rembang adalah bentuk komitmen perusahaan untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Dengan mengelola potensi desa.

“Dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Lembang, pemerintah desa dan masyarakat sekitar, pengoperasian pabrik Lembang telah berfungsi dengan baik. Hendy mengatakan:” Outputnya terus meningkat.

Muhammad Saifudin, manajer umum perusahaan patungan, dan masing-masing direktur presiden BUMDes menandatangani perjanjian kerja sama di Rembang pada Kamis (9 April 2020) .

Bupati Rembang Abdul Hafidz menghadiri upacara penandatanganan. Menteri Negara Erick Thohir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Presiden SIG Hendi Prio Santoso menghadiri konferensi video tersebut. Tujuan pendirian usaha patungan ini adalah untuk mengoptimalkan upaya meningkatkan ekonomi dan memperkuat pabrik Lembang Kekuatan masyarakat termasuk mengembangkan ekonomi pedesaan dan meningkatkan kehidupan masyarakat. Tema pembangunan pendidikan dan infrastruktur.

Berita itu disiarkan di Kompas.com dengan tajuk utama: BUMN dan BUMD Rembang mendirikan usaha patungan, apa tujuannya?