Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menanggapi penyebaran virus Corona, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia memperluas manfaat dengan memberikan perlindungan kepada pelanggan. Pasalnya, ia didiagnosis Covid-19 dan meninggal pada 31 Mei 2020.

“Perlindungan Covid-19 berlaku untuk semua pelanggan domestik dan asing Manulife Indonesia,” kata Novita Rumngangun Jakarta, Kamis (2020/3/19).

Membaca: Pencegahan virus korona, yang meningkatkan daya tahan tubuh 5 jenis jus segar, mari kita lakukan

baca: langkah-langkah Gojek untuk membuat ekosistem lebih aman di CoVID-19 — -Dalam hal ini, Manulife Indonesia dan lebih dari 800 rumah sakit di Indonesia, Malaysia dan Singapura , Thailand, Kamboja dan Cina dan lebih dari 40 rumah sakit di luar negeri. .

Customer peace

Ryan Charland, President and CEO of Manulife Indonesia, mengatakan dalam situasi sulit ini pihaknya berharap dapat meyakinkan konsumen dengan memberikan perlindungan tambahan terkait Covid-19. Ia mengumumkan. -Komitmen Manulife untuk mengutamakan nasabah diubah menjadi biaya perawatan dan perlindungan tambahan sesuai dengan ketentuan polis asuransi kesehatan nasabah. Bersamaan dengan itu, sejak dikeluarkannya polis, perlindungan kesehatan langsung (tanpa masa tunggu) ), setelah terdiagnosis Covid-19.

Dengan diperpanjangnya masa perlindungan, Manulife akan memberikan santunan kematian langsung sebesar 100 juta rupee kepada pemegang polis aktif yang meninggal dunia akibat Covid-19 .— Khusus untuk Manulife Orang-orang yang bergabung dengan pemegang polis mulai 10 Maret 2020, jika mereka mati karena Covid-19, akan menerima manfaat tambahan dari jumlah pertanggungan Rs 200 crore n. Semua manfaat perlindungan yang diperpanjang ini berlaku hingga 31 Mei 2020

Sejauh ini, Indonesia telah mencatat 227 kasus Covid-19, 19 di antaranya telah meninggal dan 11 sedang dalam pemulihan.