Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Wakil Presiden DPR Rachmat Gobel (Rachmat Gobel) menyatakan bahwa ia, bersama dengan Presiden DPR dan semua Wakil Presiden DPR, akan membantu pemerintah menemukan cara tercepat untuk mengelola dan menghentikan krisis yang sedang tumbuh. Penyebaran epidemi. Percepat diskusi tentang anggaran, bidang pengeluaran, dan mencari terobosan untuk memecahkan hambatan yang akan menunda proses pengobatan Covid-19. -Selain itu, sebagai anggota komite kesebelas, dia akan terus memantau langkah-langkah yang harus diambil untuk menyelesaikan masalah ini. -Reading: Wakil Presiden Ma’ruf Amin No. 2 Fatwa mengusulkan MUI pada pandemi Covid-19

Membaca: Untuk mencegah Covid-19, PT KAI akan berusia 100 tahun. % Pembatalan tiket pesawat

“Dia berperan dalam dewan direksi dan pejabat untuk mempertahankan kebijakan pemerintah dalam menanggapi wabah korona, termasuk tentu saja memberikan hadiah dan hadiah yang sesuai untuk semua tim medis yang bekerja keras,” katanya pada 3/3 Mengatakan dalam pernyataan Senin.

“Banyak tujuan atau asumsi persiapan untuk APBN 2020 mungkin tidak tercapai, terutama karena pemerintah membutuhkan banyak dana untuk mengelola epidemi Convid-19. Oleh karena itu, untuk Rachmat Gobert:” Nasional 2020 Anggaran, dan harus diselesaikan sesegera mungkin. Republik Demokratik pasti akan mendukung pemerintah.

Anggaran nasional untuk tahun 2020, disetujui pada bulan September 2019, adalah untuk pendapatan nasional mencapai 23.332 miliar rupee dan pengeluaran negara mencapai 25288.8 triliun rupee. Oleh karena itu, defisit perkiraan adalah 307,2 triliun rupiah. Anggaran didasarkan pada beberapa asumsi, seperti pertumbuhan PDB 5,3%, tingkat inflasi 3,1% dan nilai tukar 1 dolar AS menjadi 14.000 Rp.

APBN 2020 dapat dicapai. Oleh karena itu, harus segera ditinjau, “kata Rahmat.

Menurut Rahmat, revisi APBN 2020 tentu saja tidak hanya masalah pendapatan dan pengeluaran nasional, tetapi yang lebih penting, itu untuk semua orang. Revisi alokasi anggaran untuk departemen atau kementerian dan lembaga. Prioritas anggaran saat ini dan masa depan akan sangat berbeda dari prioritas sebelumnya. Prioritas anggaran nasional pada tahun 2020 adalah untuk mendanai distribusi Covid-19 kepada masyarakat dan dampak ekonominya. Manajemen, terutama atas dasar ini. Dia berkata, “hidup mereka tidak semakin diperas.”