Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Surabaya kini telah menjadi fokus banyak investor. Karena ibukota Jawa Timur telah menjadi kota tujuan pilihan untuk bisnis dan investasi.

Saat ini, apartemen menjadi salah satu investasi yang menjanjikan.

Meskipun rata-rata kenaikan tahunan harga apartemen relatif kecil, banyak orang menganggap apartemen sebagai investasi.

Mengingat prospek pasar apartemen yang baik di Surabaya, banyak perusahaan real estat di Indonesia memajang berbagai produk yang dirancang khusus untuk menarik konsumen.

Membaca: Masa karantina membuat pemain sepak bola terkenal melakukan hal-hal bodoh dan menarik

Membaca: Jika transportasi penumpang dilarang karena PSBB, Ojol menuntut kompensasi sebesar Rp 100.000 per hari

Seseorang yang dengan bersemangat berharap melihat situasi ini Perusahaan real estat perusahaan adalah PP Properti Tbk, yang menilai Surabaya sebagai mercusuar real estat Indonesia.

Surabaya secara geografis menghubungkan dua wilayah barat dan timur Indonesia. Tidak hanya itu, Surabaya juga akan menjadi kota terbaik dan terbesar di luar Jakarta.

Menurut catatan Colliers International Indonesia, pasar apartemen di Surabaya meningkat 7.948 unit pada semester kedua tahun 2019. -Dengan produk baru ini, jumlah apartemen strata di Surabaya telah mencapai 43.942.

Pada tahun 2019, harga jual apartemen naik 1,7% menjadi 21,7 juta rupiah per meter persegi. Ini karena perkembangan pengembangan dan penjualan.

Pada tahun 2020, Colliers International Indonesia memperkirakan bahwa harga Apartemen Strata Tile di Surabaya akan naik sekitar 2%.