Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Waskita Karya Persero Tbk (WSKT) siap melaksanakan kebijakan dan perjanjian Pekerjaan Kantor (WFO) sesuai dengan kondisi normal baru.

Sebelum membuat perjanjian, perusahaan membentuk “Kelompok Kerja Kelompok Kerja Akselerasi Waskita, yang bertanggung jawab atas Kelompok Kerja Covid-19 dan mempersiapkan pelaksanaan normal skenario baru”.

Tim ini bertanggung jawab untuk membuat perjanjian, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan semua unit kerja Waskita Karya.

Baca: Menaker Ida Fauziyah Ajak Peserta Kolaborasi Menerapkan Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Business Development Director dan QSHE Waskita Karya, Fery Hendriyanto, Kesepakatan tersebut antara lain Perlindungan Karyawan dan Keluarga, Perlindungan Pekerja, Mitra, Suplai Bisnis, mitra kerja, dan pemangku kepentingan lainnya.

Selanjutnya, perjanjian manajemen proyek dan departemen bisnis, perjanjian sinkronisasi WFO-WFH, tanggap darurat untuk karyawan yang terpapar lingkungan Covid-19, perjanjian perjalanan resmi di era normal baru, dan Proteksi digital Prot okol .– –Baca: Polri: Menerapkan sisa-sisa normal baru, mengacu pada prosedur sanitasi-prosedur harus memberikan panduan kepada masyarakat dan membantu pemerintah dan BUMN dalam upaya mereka untuk merangsang ekonomi nasional untuk meremajakan setelah terkena pandemi Covid-19 dan lagi berjalan maju.

“Prosedur juga harus ditujukan untuk mencapai tujuan perusahaan, meningkatkan efisiensi dan produktivitas di tempat kerja serta kesehatan karyawan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Kantan, Kamis (4/6). -Perjanjian tersebut berlaku untuk semua kantor pusat, unit bisnis, anak perusahaan, cucu, proyek, dan entitas Waskita. Sosialisasi, pendidikan, komunikasi, dan pemeriksaan kesiapan terkait dengan implementasi perjanjian tersebut, Sejak 15 Mei 2020, semua karyawan Sampaia dari anak perusahaan telah melakukan normal baru.

Baca: Buat catatan! Pesawat Citilink harus lulus dari peraturan kesehatan – pekerjaan kantor memerlukan standar perusahaan baru, termasuk karyawan yang masuk harus dalam keadaan sehat dan lulus tes cepat atau sampel, standar penyaringan hasil kesehatan disiplin untuk mengimplementasikan perjanjian pencegahan Covid-19, yaitu antara karyawan Jarak kerja minimum adalah satu setengah meter (1,5) meter.

Saat karyawan berada di kantor, mereka juga harus menggunakan masker full time, sering mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer terutama saat ada fasilitas umum dan menggunakan alat sholat, makanan dan minuman.