Surabaya TRIBUNNEWS.COM – Perusahaan rokok PT HM Sampoerna Tbk untuk sementara waktu menutup operasi pabriknya di Rungkut, Surabaya setelah dua karyawan perusahaan secara resmi terkena virus Covid-19. Ada 19 kematian positif.

Sekarang, pabrik memiliki potensi untuk menjadi covid-19 cluster transmisi baru di Kota Surabaya dan Provinsi Jawa Timur.

PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) telah mengkonfirmasi bahwa sejak 27 April 2020, pabrik Rungkut 2 telah menghentikan sementara kegiatan produksi, sebelumnya 100 karyawan diumumkan dalam uji cepat dan dua karyawan meninggal.

Baca: Ny. Tutut: Ny. Tien Soeharto meninggal karena pemboman

kata direktur PT Elvira Lianita HM Sampoerna Tbk dalam pernyataan resmi perusahaan yang diterima oleh penerbit Tribun Jatim. com (jaringan Surya.co.id), Kamis (30 April 2020).

Berikut ini adalah faktanya:

1. Sembilan personil PDP

Saat ini, untuk mempercepat Covid-19, departemen manajemen Jawa Timur sedang mempelajari dan melakukan serangkaian tes cepat dan inspeksi pabrik. Survei sampel pekerja untuk memutus rantai transmisi.

Baca: 1,7 juta korban PHK akan dimasukkan dalam program kartu kerja

Selain itu, pabrik juga diharuskan untuk sementara tidak beroperasi.

Joni Wahyuhadi, ketua kelompok kerja Jawa Timur Covid-19, mengatakan bahwa ia telah bertemu dan berkoordinasi dengan para manajer umum perusahaan terkait dan bertukar pandangan tentang potensi cluster baru.

Baca: 70% perusahaan tekstil nasional menghadapi ancaman penutupan permanen karena pandemi korona