Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM -Pabrikan sepeda Polygon PT Insera Sena bertujuan untuk memproduksi 700.000 sepeda tahun ini dan menjaga keseimbangan antara pasar domestik dan luar negeri.

William Gozali, Direktur Polygon Indonesia, menjelaskan bahwa dalam total output, pasar lokal menerima 50% dari distribusi pasar dan pasar ekspor menerima 50%. , Polygon URBANO I3 Rp 4.100.000- “Pasar ekspor merek Polygon kami telah mencapai Australia dan Amerika Serikat,” William menjelaskan dalam diskusi online pada Rabu (2020/7/07). Pasar sepeda gunung (MTB) memperoleh porsi produksi yang lebih besar. Sepeda jalan

Menurutnya, permintaan sepeda jalan yang harganya lebih mahal dari Ahal sebenarnya sudah mulai menarik minat masyarakat. Dia mengatakan bahwa sepeda jalan seperti itu cenderung lebih mewah, tetapi mereka harus kembali satu atau dua tahun. “Penerapan Industry 4.0 telah membuat efisiensi dan produktivitas lebih tinggi-” Kami memiliki dua mesin las robot, bukan untuk mengurangi karyawan, tetapi untuk mempertahankan pertumbuhan produksi “, pungkasnya.