JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM – Setelah terus-menerus memasuki zona hijau sepanjang hari, rupee di pasar spot tidak dapat mempertahankan keunggulannya.

Rupee spot Selasa (28/07) ditutup pada Rp14.535 melawan dolar AS.

Pada posisi ini, tren rupee sama stabilnya dengan harga penutupan Senin (27/7), ketika harga penutupannya adalah 14535 rupee / USD.

Baca: Harga emas Antam mencapai rekor tertinggi, mencapai 1 juta rupiah. Gram-bahkan pada awal perdagangan hari ini, rupee terhadap dolar naik menjadi 14.460 Rp.

Namun, setelah negosiasi pendahuluan hari ini telah menguat, tidak hanya rupee, tetapi banyak mata uang di wilayah ini juga telah berbalik arah.

15:00 WIB, sebagian besar mata uang Asia melemah.

Baht Thailand adalah mata uang terlemah, turun 0,26%. Kemudian, nilai tukar yen terhadap dolar turun 0,22%.

Kemudian renminbi turun 0,16% dan dolar Singapura turun 0,15%. Ringgit Malaysia dan won Korea Selatan terdepresiasi masing-masing sebesar 0,08% dan 0,07%.

Kemudian rupee India bergerak sedikit, dan trennya adalah depresiasi 0,007% terhadap dolar AS.

Selama periode waktu ini, Dolar Taiwan Baru telah menjadi mata uang dengan kenaikan terbesar setelah naik 0,14%. Sebelum sore ini, peso tetap berada di area hijau setelah naik 0,11% dan dolar Hong Kong sebesar 0,01%. Rp 14.535 dari USD hari ini